Berkunjung ke TeamLab Future Park Jakarta

“ibukkk, ada paus, besar” celoteh anak saya melihat paus warna warni di tembok

“rara suka? rara mau lihat paus?” tanyaku

“mauuuuu, paus, cumi-cumi, ikan, eeee..lampu blue, lampu red, mau ibukk” jawabnya

Sejak melihat foto dan video orang-orang di TeamLab Singapore, ingin rasanya mengajak plincess, anak saya kesana kalo kami sudah punya rejeki untuk berkunjung ke Singapura. Tapi apa daya sampai sekarang belum kesampaian. Lalu beberapa bulan yang lalu, saya melihat postingan orang-orang di Instagram sedang berada di TeamLab tapi lokasinya di Jakarta, ternyataΒ  TeamLab Future Park sedang hadir di Indonesia sampai dengan tanggal 20 Desember 2019 di Gandaria City, Jakarta Selatan. Tambah giranglah saya karena lokasinya berada dekat dari rumah. Jadi, pada saat saya cuti & kebetulan jemput plincess di sekolah, saya pun pergi ke Gandaria City.

Untuk masuk ke TeamLab Future Park, loket pembelian tiket dan pintu masuk exhibition terpisah. Lokasi pintu masuk berada di lantai 2, dekat dengan Eat & Eat, sedangkan loket pembelian tiket berada di Ground Floor dekat toko sepatu Vans. Harga tiketnya mulai dari 150.000-200.000 di weekdays & 175.000-250.000 di weekend. Yang membedakan hanyalah jika memakai debit/kartu kredit BCA akan mendapatkan harga yang murah, so prepare your BCA card, gais! 😎

Lalu, apakah plincess senang berada di TeamLab Future Park? BANGETTT!!! Ruangan pertama kita disuguhi oleh Animal of Flowers, Symbiotic Lives.Β Begitu masuk, kita akan menemukan berbagai macam binatang yang jalan & terbang. Ditubuh binatang itu terdapat bunga-bunga yang akan berjatuhan jika kita sentuh plusss mereka akan menoleh ke kita jika disentuh. Continue reading

Hiip Academy #1, ketika Consistensy is the key..

“ibu mau kantor?” tanya plincess, anak saya yang berumur 3 tahun

“tidak nak, ibu mau keluar sebentar ya” jawabku

“ibu mau ke kantor kah?” tanyanya lagi, ga puas sama jawabanku

“tidak nak, ibu ada acara diluar, kalo rara mau ikut, boleh antar ibu ke stasiun ya” jawabku disambut teriakan horee..

Sebagai emak-emak kantoran, memang sangat jarang saya keluar rumah dengan pakaian semi rapi pada saat weekend, pagi-pagi lagi. Biasanya weekend pagi saya menonton tv dengan anak, atau beresin rumah. Cuman gegara worshop yang diadakan oleh Hiip Academy, saya jadi penasaran, judul workshopnya sendiri “Β How to Build Your Blog Professionally”. Saya seorang blogger coret sih, sudah ngeblog dari jaman akhir kuliah, gegara melihat blog raditya dika waktu itu, saya jadi kepingin juga punya blog. Cuma karena semakin banyaknya aktifitas, blog saya ini jarang dicoret-coretin. Yang bikin saya tertarik, SATU, salah satu nara sumbernya adalah blogger favorit saya, mas arievrahman , DUA, kali aja sesudah ikut workshop ini saya bisa ngeblog secara konsisten, ga setahun nongol, setahun ga *lhaaa* πŸ˜› , TIGA, saya lagi bosan dengan rutinitas tiap hari menghitung uang di excel yang nilainya bisa buat beli banyak property di kawasan jakarta selatan *ya iyalaahh ngitung duit kantor hahahahaa* πŸ˜† Acaranya sendiri berlangsung di Gedung Cohive 101, di kawasan Mega Kuningan, pukul 10 pagi – 15.30 sore.

DSCF3878.JPG

sebelum masuk, registrasi ulang dulu

Lalu acara sendiri bagaimana? Continue reading

merasakan musim dingin di Korea

“wah, tiket ke korea lagi murah nih sayang, ke korea yuk” ajakku ke suami

“berdua aja gpp?” tanya suami

“yuk!”

Percakapan geje nan spontan tapi akhirnya dilakukan juga. Memang waktu itu lagi ada travel fair, jadi saya mutusin buat beli tiket ke korea (lagi). Setelah tahun lalu kami ke Korea, bulan Mei, peralihan dari musim semi ke musim panas, tahun ini kami memutuskan untuk berangkat di bulan Februari, di musim dingin. Alasannya simple, kami mau main salju, mau dingin-dinginan pokoknya hehehe. Pesan tiketnya di bulan Agustus tapi berangkat masih bulan Februari, berarti kami masih punya banyak waktu untuk menyusun itinerary & booking hotel. Untuk itinerary merupakan gabungan keinginan saya & suami. Misalnya, saya mau tetap ke Nami Island di musim dingin ini walopun sebelumnya sudah kesana dan tentu saja ke Myeondong untuk berbelanja. Sedangkan suami pinginnya ngerasain Jimjilbang atau permandian air panas ala korea dan menonton Nanta Show.

20190214_164017.jpg

baru nyampe langsung keliling nami island..

Continue reading

#jastip

“guys, #JastipKorea, Open PO Korea.. ETA 21 Februari, kalo ada yang mau nitip, let me know yaaa..”

Pernah baca kalimat mirip-mirip seperti diatas? orang-orang biasa menyebutnya dengan jastip alias jasa titip yang sekarang lagi booming. Ketika kamu kepingin suatu barang, tapi kamu nun jauh disana atau malas bermacet-macetan atau ga bisa keluar rumah karena ada baby..jastip bisa menjadi salah satu solusinya *tsahhhh* 😎 . Saya salah satu pemakai jastip dan penyedia jastip. Dulu saya memakai jastip ketika event BBW ( salah satu event buku terbesar di dunia) diadakan. Buku-buku impor rata-rata dijual lebih murah dari biasanya. Karena diadakannya di BSD, cukup jauh dari rumah, belum lagi ngantri didalamnya, belum lagi kudu bawa anak, saya menyerah & akhirnya mengandalkan jastip. Waktu itu fee jastipnya sekitar 10ribu sampai 30ribu, tergantung harga dari bukunya. Masih cukup terjangkau buat saya daripada harus kesana sendiri.

Lalu, ketika trip ke Hongkong, saya iseng membuka jastip aloe vera nature republic, waktu itu nature republic lagi booming-boomingnya dan belum membuka counter di indonesia, sedangkan harga di online shop bisa sampai 100rb-an. Alhamdulillah walopun hasilnya ga banyak-banyak amat tapi untuk yang iseng-iseng & mendadak buka jastip, sudah lumayan sih. Lalu ketika ke Korea, diantara padatnya itinerary saya & suami untuk keliling seoul, saya sempat-sempatin 1 hari full ke myeondong untuk beliin titipan teman-teman yang sehari sebelumnya saya posting di instagram perihal jastip korea. Yang terakhir, saya buka jastip Jepang, tapi ga berangkat kesana melainkan nitip sama suami πŸ˜† saya pun tepok tangan ke suami yang rela dititipin segala macam sampai keluar masuk toko kosmetik *salim & cium suami hehehhe* πŸ˜‰ Repot ga sih buka jastip kaya gini? kalo saya sendiri sih repot-repot suka senang *lhaaaa* karena biasanya kebanyakan saya yang nentuin barang yang dijual, tapi kadang-kadang juga nerima by request sih. Continue reading

Travelling, nginap dimana?

Biasanya setelah tiket liburan ditangan, hal selanjutnya yang dilakukan adalah mencari penginapan. Entah itu dalam bentuk hotel yang fasilitasnya bagus, atau hostel yang harganya lumayan murah dari hotel atau apartemen yang fasilitasnya lengkap seperti di rumah atau bahkan nginap di rumah orang/kerabat/teman.

Trus, bedanya apa?

Hotel;

Hotel ada yang harganya murah, lumayan mahal sampai muahall. Semua tergantung fasilitas, lokasi, makanannya, kalo menginginkan hotel yang fasilitasnya enak & nyaman,Β  makanannya enak &Β  beragam, banyak. Tapi tentu saja dibarengi dengan harga yang cucokk pula. Enaknya hotel, privacy lebih terjaga, harganya pun rata-rata sudah included dengan sarapan (walopun sekarang ada yang ga include juga), cuman ya ituuu..nyari hotel yang murah, nyaman & fasilitas okeh harus agak extra sih nyarinya πŸ’‘

IMG_4008

waktu nginap disalah satu hotel di Solo

Continue reading

Membuat paspor tanpa ngantri

Waktu itu saya lagi ga ada rencana kemana-mana sih, cuman pas lagi nyadar aja kalo masa berlaku paspor udah mau habis. Memang belum habis banget, tapi 6 bulan sebelum masa berlaku habis, paspor udah ga bisa kepakai lagi. Nah, saya kepinginnya kali ini bikin e-paspor. Kenapa? Ya kaliiii ada rejeki buat ke jepang, karena pengguna e-paspor tidak dikenakan biaya visa (amin, ya Allah πŸ˜€ ). Lalu, bedanya apa dengan paspor biasa? Sebenarnya fungsinya sama, sebagai tanda identitas kita, bedanya pada tingkat kelengkapan data & akurasi data. Paspor biasa cuman ada data diri & foto, sedangkan kalo e-paspor ada biometrik data & sidik jari, oleh karenanya e-paspor memiliki data yang lebih lengkap & akurat sehingga aman & tidak mudah untuk dipalsukan. Pada saat pemeriksaan pun bisa melalui autogate sehingga bisa mempersingkat waktu pemeriksaan. Dari segi fisik, didalam e-paspor ini ada chipnya, makanyaΒ  ga bisa ditekuk.

wp-image-1500822541jpg

Nahh..Mulailah saya nyari-nyari info perihal e-paspor ini, kata teman, dulu dia ampe rela ngantri dari jam 5 subuh buat dapatin nomor antrian di imigrasi (ebusett dahhh 😯 ), tapi itu duluuu..karena ternyata sekarang sistemnya sudah online. Kita hanya perlu mendaftar di website imigrasi atau bisa juga mendowload aplikasi antrian paspor online, trus pilih lokasi imigrasi yang kita tuju, pilihlah hari yang kuotanya masih belum full. Selesai dehh.

Continue reading

nonton bareng anak di bioskop..

“Emang rara ga lari2 di studio kalo kalianΒ  nonton?” Tanya seorang teman
” ga ,dia anteng aja”
“Kok bisa? Biasanya dia kan ga bisa diam”
“Rara anteng kok, kan dia bobok, secara kami nontonnya pasti jam 9an malam hehehe”

whatsapp image 2019-01-25 at 3.20.17 pm

first movie night on 2018

Siapa disini yang udah kepingin banget nonton di bioskop tapi enggan ninggalin anak di rumah? Dulu, waktu filem the guardian of galaxy lagi tayang di bioskop, saya bela-belain nonton berdua tanpa membawa rara, karena kami belum pede bawa dia. Takut mengganggu penonton yang lain. Alhasil, ke mall, langsung masuk studio, film selesai langsung deh pulang. Lalu, beberapa bulan kemudian Kingsman tayang di bioskop, sungguhlah kuingin sekali nonton, tapi ga mau ninggalin anak. Tiba-tiba saya mendapat ide, nonton malam!. Jam tidur rara jam 9-an, kalo nonton jam segitu, kemungkinan besar doski bobok, dan benar dongg… hanya dalam beberapa menit setelah film mulai, ayahnya mulai tepok-tepok paha sambil nyodorin susu, lalu dia terlelap *ahzekkk 😎

Continue reading