when in turbulance..

20190214_050222

“oh, kamu doyan jalan-jalan ya?” tanya seorang teman

“suka sih..apalagi kalo ke tempat baru, seruuu” jawabku

“suka naik pesawat dong?”

“err..ga sukaa, takut terbang” ujarku..

Suatu percakapan iseng dengan seorang teman yang membuatnya sedikit kebingungan, iyup! saya memang suka jalan-jalan, kemana pun itu, apalagi ke tempat baru (apalagi ke mall πŸ˜† ) tapi ga tahu kenapa setahunan belakangan ini saya takut terbang 😦 . Belum lagi kalo diharuskan keluar kota yang mengharuskan naik pesawat, duh!. Kadang-kadang pingin rasanya naik kereta aja, tapi kalo mikir lamanya itu, sungguh ga efisien waktu. Pernah kejadian besoknya saya mau keluar kota, malamnya saya ga bisa tidur, deg-degan mikirin mau naik pesawat ( aaakkk..diriku secupu ituuuuu πŸ˜› ). Setelah diingat-ingat lagi, dulu kayanya saya ga gini-gini amat deh. Dari jaman masih sekolah dulu, saya beberapa kali pulang ke Makasssar naik pesawat sendiri, bahkan naik kapal laut pun sendiri. Tapi gegara peristiwa Lion Air tahun lalu, saya jadi agak gimanaa gitu, mungkin karena maskapai itu adalah maskapai yang paling sering saya gunakan. Lalu ketika saya mengalami turbulance parah dari Medan-Jakarta pada saat flight malam, rasa-rasanya saya belum pernah setakut itu sampai-sampai ijin ke bapak yang duduk disebelah saya untuk megang tangannya πŸ˜† Setelah itu kerjaan saya tiap kali terbang, melihat tipe pesawatnya apa, sayapnya yang model gimana, Asap ((ASAP πŸ˜† )) AC nya kenapa belum mati juga kalo sudah boarding. Tapi alhamdulillah, beberapa bulan kemudian saya sudah agak tenang jika terbang, bahkan sempat beberapa kali tertidur pulas. Continue reading

Babygirl..

Selamat ya bu harkat, anaknya sudah lahir. Perempuan.

Saya mengucapkan alhamdulillah ketika dokter yang mengoperasi saya mengucapkan kalimat itu.

“Bu, anaknya banyak lemaknya” saya cuman bisa tersenyum ketika suster berkata seperti itu sambil membawa anak saya di hadapan saya. Tidak lama setelah itu saya mendadak mual, pusing dan akhirnya ga kuat membuka mata.

Tepat hari kamis tanggal 2 juni 2016, saya dan suami kembali kontrol ke RSPP untuk mengecek keadaan kandungan. Sudah 38minggu dan belum ada tanda-tanda #babypimpim mau keluar. Kalau ditanya mules, ya kadang-kadang memang mules tapi sebentar. Yang sering saya rasakan cuman beban perut sudah berattttt hehehehe. Kata dokter, #babypimpim sudah 3.5kg didalam perut. Insya allah sehat tapi ada lilitan di leher. Dokter menanyakan saya mau nunggu atau tidak? Saya bingung, lalu dokter menyarankan untuk menunggu dan kembali hari senin depan untuk kontrol lagi. Dijalan pulang saya dan suami kebingungan berdua, sambil kebingungan kami berdiskusi dengan orang tua. Akhirnya hari sabtu, saya memantapkan diri untuk menjalani persalinan C-Section.

img_5954

Azzahra ArchilyaΒ  usia 3 hari

Continue reading

officially Mrs.Asy’ari

saya lupa-lupa ingat bagaimana persisnya kami bisa akhirnya menjalin hubungan, semua gara-gara saling comment di path, chating, whatsapp, lalu nonton bareng and officially in relationship. Saya mengenalnya sekitar setahunan, tiap kali ketemu kami cuman say hi karena kami berasal dari tempat yang sama, Makassar. Lalu, mengapa baru setahun? menurut nganaaa? πŸ˜† saya pun tidak pernah menyangka akan berjodoh dengannya, tepat 2 bulan kami pacaran, kami tunangan, dan 3 bulan berikutnya i’m officially mrs. Asy’ari.

Photo 23-06-14 15.28.47

prawed horeee..

Kilat Express ya? hehehe.. saya & hampir semua teman-teman saya ga ada yang menduga di 2014, si kebvokecil ini akhirnya menikah. Honestly, Married wasn’t my goal for 2014. Tapi Tuhan punya rencana lain, dan saya bersyukur karenanya.

Jadi, how’s being wife, kebvo? Continue reading

forgive me…

10 September 2010

Atas segala perkataan yang keliru, perbuatan yang salah, serta prasangka yang salah, kebvo mohon maaph lahir dan batin… Selamat Lebaran πŸ™‚

PS : hari ini diawali dengan berlari ngos2an menuju lapangan sholat Ied.. #Angkat Sarung #Eh.. :mrgreen: