#jastip

“guys, #JastipKorea, Open PO Korea.. ETA 21 Februari, kalo ada yang mau nitip, let me know yaaa..”

Pernah baca kalimat mirip-mirip seperti diatas? orang-orang biasa menyebutnya dengan jastip alias jasa titip yang sekarang lagi booming. Ketika kamu kepingin suatu barang, tapi kamu nun jauh disana atau malas bermacet-macetan atau ga bisa keluar rumah karena ada baby..jastip bisa menjadi salah satu solusinya *tsahhhh* 😎 . Saya salah satu pemakai jastip dan penyedia jastip. Dulu saya memakai jastip ketika event BBW ( salah satu event buku terbesar di dunia) diadakan. Buku-buku impor rata-rata dijual lebih murah dari biasanya. Karena diadakannya di BSD, cukup jauh dari rumah, belum lagi ngantri didalamnya, belum lagi kudu bawa anak, saya menyerah & akhirnya mengandalkan jastip. Waktu itu fee jastipnya sekitar 10ribu sampai 30ribu, tergantung harga dari bukunya. Masih cukup terjangkau buat saya daripada harus kesana sendiri.

Lalu, ketika trip ke Hongkong, saya iseng membuka jastip aloe vera nature republic, waktu itu nature republic lagi booming-boomingnya dan belum membuka counter di indonesia, sedangkan harga di online shop bisa sampai 100rb-an. Alhamdulillah walopun hasilnya ga banyak-banyak amat tapi untuk yang iseng-iseng & mendadak buka jastip, sudah lumayan sih. Lalu ketika ke Korea, diantara padatnya itinerary saya & suami untuk keliling seoul, saya sempat-sempatin 1 hari full ke myeondong untuk beliin titipan teman-teman yang sehari sebelumnya saya posting di instagram perihal jastip korea. Yang terakhir, saya buka jastip Jepang, tapi ga berangkat kesana melainkan nitip sama suami πŸ˜† saya pun tepok tangan ke suami yang rela dititipin segala macam sampai keluar masuk toko kosmetik *salim & cium suami hehehhe* πŸ˜‰ Repot ga sih buka jastip kaya gini? kalo saya sendiri sih repot-repot suka senang *lhaaaa* karena biasanya kebanyakan saya yang nentuin barang yang dijual, tapi kadang-kadang juga nerima by request sih. Continue reading

Travelling, nginap dimana?

Biasanya setelah tiket liburan ditangan, hal selanjutnya yang dilakukan adalah mencari penginapan. Entah itu dalam bentuk hotel yang fasilitasnya bagus, atau hostel yang harganya lumayan murah dari hotel atau apartemen yang fasilitasnya lengkap seperti di rumah atau bahkan nginap di rumah orang/kerabat/teman.

Trus, bedanya apa?

Hotel;

Hotel ada yang harganya murah, lumayan mahal sampai muahall. Semua tergantung fasilitas, lokasi, makanannya, kalo menginginkan hotel yang fasilitasnya enak & nyaman,Β  makanannya enak &Β  beragam, banyak. Tapi tentu saja dibarengi dengan harga yang cucokk pula. Enaknya hotel, privacy lebih terjaga, harganya pun rata-rata sudah included dengan sarapan (walopun sekarang ada yang ga include juga), cuman ya ituuu..nyari hotel yang murah, nyaman & fasilitas okeh harus agak extra sih nyarinya πŸ’‘

IMG_4008

waktu nginap disalah satu hotel di Solo

Continue reading

Menikmati sauna ala korea (Jjimjilbang)

Saya tidak pernah kepikiran menikmati sauna ala korea ini, yahhh.. saya cukup tahu saja sih dari drama-drama korea yang biasa saya tonton kalo orang korea pada umumnya memang suka sekali dengan sauna. Adalah suami saya yang pertama kali mengusulkan. Entahlah dia habis nonton drama korea apa, saya manggut-manggut aja sewaktu dia booking tiket disalah satu tempat sauna di daerah Yongsan, konon tempatnya terkenal, namanya Dragon Hill Spa.

Menuju Dragon Hill Spa gampang kok, dari subway Hongdae (Hongik University) ambil line Jungang (warna tosca) ke arah Yongsan (tanpa transit), begitu keluar exit 1, jalan sedikit, kita akan segera menemukan tempatnya.

20190218_151518[1]

sungguh sangat gampang ditemukan bukan dengan tulisan segede gaban ini? πŸ˜†

20190218_151219[1]

jalan setapak (ala-ala) menuju pintu masuk

Continue reading

Membuat paspor tanpa ngantri

Waktu itu saya lagi ga ada rencana kemana-mana sih, cuman pas lagi nyadar aja kalo masa berlaku paspor udah mau habis. Memang belum habis banget, tapi 6 bulan sebelum masa berlaku habis, paspor udah ga bisa kepakai lagi. Nah, saya kepinginnya kali ini bikin e-paspor. Kenapa? Ya kaliiii ada rejeki buat ke jepang, karena pengguna e-paspor tidak dikenakan biaya visa (amin, ya Allah πŸ˜€ ). Lalu, bedanya apa dengan paspor biasa? Sebenarnya fungsinya sama, sebagai tanda identitas kita, bedanya pada tingkat kelengkapan data & akurasi data. Paspor biasa cuman ada data diri & foto, sedangkan kalo e-paspor ada biometrik data & sidik jari, oleh karenanya e-paspor memiliki data yang lebih lengkap & akurat sehingga aman & tidak mudah untuk dipalsukan. Pada saat pemeriksaan pun bisa melalui autogate sehingga bisa mempersingkat waktu pemeriksaan. Dari segi fisik, didalam e-paspor ini ada chipnya, makanyaΒ  ga bisa ditekuk.

wp-image-1500822541jpg

Nahh..Mulailah saya nyari-nyari info perihal e-paspor ini, kata teman, dulu dia ampe rela ngantri dari jam 5 subuh buat dapatin nomor antrian di imigrasi (ebusett dahhh 😯 ), tapi itu duluuu..karena ternyata sekarang sistemnya sudah online. Kita hanya perlu mendaftar di website imigrasi atau bisa juga mendowload aplikasi antrian paspor online, trus pilih lokasi imigrasi yang kita tuju, pilihlah hari yang kuotanya masih belum full. Selesai dehh.

Continue reading

nonton bareng anak di bioskop..

“Emang rara ga lari2 di studio kalo kalianΒ  nonton?” Tanya seorang teman
” ga ,dia anteng aja”
“Kok bisa? Biasanya dia kan ga bisa diam”
“Rara anteng kok, kan dia bobok, secara kami nontonnya pasti jam 9an malam hehehe”

whatsapp image 2019-01-25 at 3.20.17 pm

first movie night on 2018

Siapa disini yang udah kepingin banget nonton di bioskop tapi enggan ninggalin anak di rumah? Dulu, waktu filem the guardian of galaxy lagi tayang di bioskop, saya bela-belain nonton berdua tanpa membawa rara, karena kami belum pede bawa dia. Takut mengganggu penonton yang lain. Alhasil, ke mall, langsung masuk studio, film selesai langsung deh pulang. Lalu, beberapa bulan kemudian Kingsman tayang di bioskop, sungguhlah kuingin sekali nonton, tapi ga mau ninggalin anak. Tiba-tiba saya mendapat ide, nonton malam!. Jam tidur rara jam 9-an, kalo nonton jam segitu, kemungkinan besar doski bobok, dan benar dongg… hanya dalam beberapa menit setelah film mulai, ayahnya mulai tepok-tepok paha sambil nyodorin susu, lalu dia terlelap *ahzekkk 😎

Continue reading

nonton bareng, Milly & Mamet..

milly mamet

Dalam rangka long weekend yang ga kemana-mana banget di minggu (tahun lalu) kemarin, akhirnya saya & suami berencana nonton bareng orang rumah di bioskop weekend kemarin. Dari suami, anak, adek sampe mbaknya plincess juga saya ajak. Secara long weekend gini, trus ada promo BUY 1 GET 1 di TIX ID *eaaaa 😎 * Waktu itu, saya milih nonton Milly & Mamet karena mbaknya plincess bisanya nonton filem Indonesia, ga doyan yang barat-barat katanya. Dan ternyata, saya ga salah pilih filem.

Jadi milly mamet ini bercerita tentang Milly yang biasanya agak ngebully Mamet tapi akhirnya nikah sama Mamet, btw ini tentang milly aja yah, geng A2DC tetap nongol disini tapi sebagai pelengkap aja * tsaahhh.. hehehe.. ceritanya benar-benar seperti di kehidupan sehari-hari kita. Milly yang dulunya wanita karir akhirnya memilih untuk menjadi full time mommy untuk mengurus anaknya. Sedangkan Mamet, yang awalnya sempat menjadi juru masak, akhirnya kerja bantuin bapak mertuanya di usaha konveksi. Mamet tiba-tiba ingin mengikuti passionnya di bidang kuliner setelah teman lamanya, Alex (yang diperankan oleh julie estelle) menghubungi dia untuk kerja sama dalam membangun sebuah restoran. “pokoknya lo tinggal masak, urusan lain gue yang tanganin” begitu kira-kira ucapan alex ke Mamet. Ternyata kerja di restaurant cukup menyita waktu Mamet untuk keluarga, belum lagi tiba-tiba Milly ingin kembali kerja, walopun kerjanya bantuin papanya di konveksi karena papanya mulai sakit-sakitan.

Continue reading

Annyong, plincess..

“Pokonya kalo di korea nanti, kita ke gedung YG, SM dan JYP yah”ujarku ke suami

“Iyya sayang, kali aja ketemu blackpink pas depan kantor YG” balas suami

Sebagai sesama pecinta musik korea, saya dan suami sudah merencanakan ke gedung-gedung agensi terkenal di korea. Ya kan kali-kali aja bisa ketemuan sama artessnya *ngarep amat* πŸ˜† Trus bagaimana korea? Modern banget yaa. Karena saya travellingnya waktunya mepet dan sempat terhalang hujan, belum lagi membawa anak bayik yang lagi aktif-aktifnya, jadi saya ga bisa terlalu banyak jalan (dan shopping πŸ˜†). Trus akhirnya cuman ke:

1. Myeondong

Hari pertama saya habiskan dengan keliling disekitar hotel dan keliling lotte mart terdekat karena menunggu suami yang baru nyampe sore. Besok malamnya, kami nekat-nekatin ke myeondong karena ternyata jarak penginapan jauh bangett dari myeondong. Apakah saya capek? tentu saja. Apakah saya bahagia? sangatttttttt bahagia hhahahahaa.. disinilah pusat skincare, makeup, tempat nyobain makanan kaki lima, atau tempat nongkrong. Pas saya masuk innisfree, ternyata mereka lagi sale 50% hampir all item dan tentu saja saya kalap dan meninggalkan suami yang lagi asyik maen pokemon sambil nidurin plincess di cafenya.

WhatsApp Image 2018-12-17 at 12.09.34 AM (2)

2. Namsan tower

Tidakk, saya tidak meninggalkan gembok cinta yang posesif itu disini. Karena katanya, nanti gembok itu juga akan diambil kembali karena gembok-gembok disana sudah kebanyakan. Waktu kesana, masih pagi. Banyak orang-orang, yang tua maupun yang muda berjalan kaki sampai keatas. Disini juga kita bisa ngeliat kota seoul dari ketinggian. Katanya sih kalo malam lebih cantik.

15449672948088352961481992484605.jpeg

our little plincess..

Continue reading