travelling with baby..

Dulu waktu jaman masih hamil, saya pingin bawa anak saya travelling bareng ketika dia sudah agak besar sehingga dia bisa bercerita kepada orang-orang apa tentang apa yang sudah dilihat. Tapi ketika #BabyRara sudah lahir, sudah 3 bulanan, kaki saya gatal ­čść Pinginnya travelling, tapi anak masih bayi *bingung*. Akhirnya ditahan-tahanlah keinginan beli tiket murah dan liburan. Lalu tepat usia rara 5 bulanan, saya disuruh dinas keluar kota, ke Makassar. Senang karena bisa pulang kampung, tapi #BabyRara gimana? masa ditinggalin? .

Akhirnya saya nekat-nekatin buat bawa #BabyRara ikut ke Makassar. Saya sengaja mengambil pesawat malam biar nanti #BabyRara bisa tidur pules diatas pesawat nanti, plus saya juga nanya sana sini, bagaimana caranya biar bayi ga rewel pas take off┬ádan landing┬ánanti. Waktu itu, suami saya kebetulan lagi dinas juga, jadilah hanya saya berdua saja malam itu ke makassar. Bagaimana rasanya? deg-degan diawal lalu ngantuk kemudian ­čść . Alhamdulillah, #BabyRara ga rewel di pesawat, sampai di bandara saya sempat lari-larian karena ternyata pesawat sudah mau boarding, begitu masuk pesawat saya langsung ambil posisi buat nyusuin #BabyRara setelah itu bayinya tidur pulas sampai Makassar #TepukTangan #WeDidIt . Sampai di Makassar sudah jam 1 malam, dan dijemput oleh neneknya yang udah dadah-dadah dari luar ruang tunggu kedatangan :mrgreen:

whatsapp-image-2016-12-30-at-3-54-04-pm

First Trip!

Continue reading