LowBat? ReCharge aja..

“ibuk, jangan lupa bawa power banknya, nanti hpnya lowbat lho” ujar suami, mengingatkan

“malass ah..tasnya kecil nih, berat-beratin” jawabku

“yahh..nanti pinjam power bank ku lagi nih hawa-hawanya”

“hehehee…”

Siapa yang sering ngomong gitu? malas bawa power bank karena tasnya kecil, terus ga ada space lagi di tas, terus powerbank nya berat, terus jadi malas bawanya πŸ˜† Ini saya bangettttt!. Kalo hari biasa, malam harinya saya selalu mengisi full baterai hp, jadi kalau ke kantor tinggal cuss aja. Kebetulan 1 hp selalu tahan seharian baterainya, 1 hp lagi kalau sudah lowbat, saya minjam chargeran ke teman hehehe. Ga bawa power bank? gaaa, karena menurut saya tas saya sudah cukup berat dengan agenda, alat tulis, alat make up belum lagi kalo bawa bekal untuk pagi sampai sore (hemat dan hidup sehat sungguhlah beda tipis hehehe) duh..bawaan bisa seabrek. Saya selalu bawa power bank jika dinas keluar kota, itu pun bawanya yang kecil aja (5000 mah). Lalu, hari ini saya harus ke kantor pusat di daerah Blok M dan malamnya pun saya lupa mengisi baterai hp iphone jadul saya yang baterainya sudah bocor (kadang baterai masih 30%, dipake nelpon udah ngedrop). Sampai di kantor pusat, agak uring-uringan melihat baterai sisa 40%, ya gimanaaa..aplikasi Gojek yang mau saya gunakan ada disitu. Karena panggilan perut lebih darurat, jadi saya memutuskan untuk ke pasar raya blok M dulu, kalo perut kosong, mana bisa mikir hehehe.

WhatsApp Image 2019-10-17 at 4.51.46 PM(1)

Continue reading

Berkunjung ke TeamLab Future Park Jakarta

“ibukkk, ada paus, besar” celoteh anak saya melihat paus warna warni di tembok

“rara suka? rara mau lihat paus?” tanyaku

“mauuuuu, paus, cumi-cumi, ikan, eeee..lampu blue, lampu red, mau ibukk” jawabnya

Sejak melihat foto dan video orang-orang di TeamLab Singapore, ingin rasanya mengajak plincess, anak saya kesana kalo kami sudah punya rejeki untuk berkunjung ke Singapura. Tapi apa daya sampai sekarang belum kesampaian. Lalu beberapa bulan yang lalu, saya melihat postingan orang-orang di Instagram sedang berada di TeamLab tapi lokasinya di Jakarta, ternyataΒ  TeamLab Future Park sedang hadir di Indonesia sampai dengan tanggal 20 Desember 2019 di Gandaria City, Jakarta Selatan. Tambah giranglah saya karena lokasinya berada dekat dari rumah. Jadi, pada saat saya cuti & kebetulan jemput plincess di sekolah, saya pun pergi ke Gandaria City.

Untuk masuk ke TeamLab Future Park, loket pembelian tiket dan pintu masuk exhibition terpisah. Lokasi pintu masuk berada di lantai 2, dekat dengan Eat & Eat, sedangkan loket pembelian tiket berada di Ground Floor dekat toko sepatu Vans. Harga tiketnya mulai dari 150.000-200.000 di weekdays & 175.000-250.000 di weekend. Yang membedakan hanyalah jika memakai debit/kartu kredit BCA akan mendapatkan harga yang murah, so prepare your BCA card, gais! 😎

Lalu, apakah plincess senang berada di TeamLab Future Park? BANGETTT!!! Ruangan pertama kita disuguhi oleh Animal of Flowers, Symbiotic Lives.Β Begitu masuk, kita akan menemukan berbagai macam binatang yang jalan & terbang. Ditubuh binatang itu terdapat bunga-bunga yang akan berjatuhan jika kita sentuh plusss mereka akan menoleh ke kita jika disentuh. Continue reading

Kulineran di Makassar

“nak, mau bawa bumbu coto ga ke jakarta?” tanya ibu

“mauuuu..bawa 1 kilo ya bu” jawabku

“kalo ikan, mau bawa juga?” lanjut ibu

“pastilahhh” jawabku lagi

Saya berasal dari Makassar, tempat dimana Coto Makassar & Pallubasa berasal. Jadinya kalau pulang kampung ke Makassar rasanya ga afdol aja kalo ga kulineran. Bahkan pulang kampung kemarin saya sampai bawa beras dari sawah di kampung dan sempatin beli beberapa macam ikan laut di Poetere (tempat pelelangan ikan di Makassar) buat dibawa ke Jakarta (terdengar seperti emak-emak yang ga mau rugi banget ya? hehehee..). Lebaran kemarin, saya sudah menyiapkan list ‘must eat’ selama di Makassar, ga semuanya bisa terpenuhi juga sih karena masih harus silaturahmi sana sini.. Diawali dengan buka puasa bersama keluarga dengan hidangan jalangkote (bentuknya hampir sama dengan pastel) dengan sambel cairnya *enak bangett ya Tuhan*

20190602_175003

Jalangkote, Anyone?

Continue reading

Hiip Academy #1, ketika Consistensy is the key..

“ibu mau kantor?” tanya plincess, anak saya yang berumur 3 tahun

“tidak nak, ibu mau keluar sebentar ya” jawabku

“ibu mau ke kantor kah?” tanyanya lagi, ga puas sama jawabanku

“tidak nak, ibu ada acara diluar, kalo rara mau ikut, boleh antar ibu ke stasiun ya” jawabku disambut teriakan horee..

Sebagai emak-emak kantoran, memang sangat jarang saya keluar rumah dengan pakaian semi rapi pada saat weekend, pagi-pagi lagi. Biasanya weekend pagi saya menonton tv dengan anak, atau beresin rumah. Cuman gegara worshop yang diadakan oleh Hiip Academy, saya jadi penasaran, judul workshopnya sendiri “Β How to Build Your Blog Professionally”. Saya seorang blogger coret sih, sudah ngeblog dari jaman akhir kuliah, gegara melihat blog raditya dika waktu itu, saya jadi kepingin juga punya blog. Cuma karena semakin banyaknya aktifitas, blog saya ini jarang dicoret-coretin. Yang bikin saya tertarik, SATU, salah satu nara sumbernya adalah blogger favorit saya, mas arievrahman , DUA, kali aja sesudah ikut workshop ini saya bisa ngeblog secara konsisten, ga setahun nongol, setahun ga *lhaaa* πŸ˜› , TIGA, saya lagi bosan dengan rutinitas tiap hari menghitung uang di excel yang nilainya bisa buat beli banyak property di kawasan jakarta selatan *ya iyalaahh ngitung duit kantor hahahahaa* πŸ˜† Acaranya sendiri berlangsung di Gedung Cohive 101, di kawasan Mega Kuningan, pukul 10 pagi – 15.30 sore.

DSCF3878.JPG

sebelum masuk, registrasi ulang dulu

Lalu acara sendiri bagaimana? Continue reading

merasakan musim dingin di Korea

“wah, tiket ke korea lagi murah nih sayang, ke korea yuk” ajakku ke suami

“berdua aja gpp?” tanya suami

“yuk!”

Percakapan geje nan spontan tapi akhirnya dilakukan juga. Memang waktu itu lagi ada travel fair, jadi saya mutusin buat beli tiket ke korea (lagi). Setelah tahun lalu kami ke Korea, bulan Mei, peralihan dari musim semi ke musim panas, tahun ini kami memutuskan untuk berangkat di bulan Februari, di musim dingin. Alasannya simple, kami mau main salju, mau dingin-dinginan pokoknya hehehe. Pesan tiketnya di bulan Agustus tapi berangkat masih bulan Februari, berarti kami masih punya banyak waktu untuk menyusun itinerary & booking hotel. Untuk itinerary merupakan gabungan keinginan saya & suami. Misalnya, saya mau tetap ke Nami Island di musim dingin ini walopun sebelumnya sudah kesana dan tentu saja ke Myeondong untuk berbelanja. Sedangkan suami pinginnya ngerasain Jimjilbang atau permandian air panas ala korea dan menonton Nanta Show.

20190214_164017.jpg

baru nyampe langsung keliling nami island..

Continue reading

#jastip

“guys, #JastipKorea, Open PO Korea.. ETA 21 Februari, kalo ada yang mau nitip, let me know yaaa..”

Pernah baca kalimat mirip-mirip seperti diatas? orang-orang biasa menyebutnya dengan jastip alias jasa titip yang sekarang lagi booming. Ketika kamu kepingin suatu barang, tapi kamu nun jauh disana atau malas bermacet-macetan atau ga bisa keluar rumah karena ada baby..jastip bisa menjadi salah satu solusinya *tsahhhh* 😎 . Saya salah satu pemakai jastip dan penyedia jastip. Dulu saya memakai jastip ketika event BBW ( salah satu event buku terbesar di dunia) diadakan. Buku-buku impor rata-rata dijual lebih murah dari biasanya. Karena diadakannya di BSD, cukup jauh dari rumah, belum lagi ngantri didalamnya, belum lagi kudu bawa anak, saya menyerah & akhirnya mengandalkan jastip. Waktu itu fee jastipnya sekitar 10ribu sampai 30ribu, tergantung harga dari bukunya. Masih cukup terjangkau buat saya daripada harus kesana sendiri.

Lalu, ketika trip ke Hongkong, saya iseng membuka jastip aloe vera nature republic, waktu itu nature republic lagi booming-boomingnya dan belum membuka counter di indonesia, sedangkan harga di online shop bisa sampai 100rb-an. Alhamdulillah walopun hasilnya ga banyak-banyak amat tapi untuk yang iseng-iseng & mendadak buka jastip, sudah lumayan sih. Lalu ketika ke Korea, diantara padatnya itinerary saya & suami untuk keliling seoul, saya sempat-sempatin 1 hari full ke myeondong untuk beliin titipan teman-teman yang sehari sebelumnya saya posting di instagram perihal jastip korea. Yang terakhir, saya buka jastip Jepang, tapi ga berangkat kesana melainkan nitip sama suami πŸ˜† saya pun tepok tangan ke suami yang rela dititipin segala macam sampai keluar masuk toko kosmetik *salim & cium suami hehehhe* πŸ˜‰ Repot ga sih buka jastip kaya gini? kalo saya sendiri sih repot-repot suka senang *lhaaaa* karena biasanya kebanyakan saya yang nentuin barang yang dijual, tapi kadang-kadang juga nerima by request sih. Continue reading

Travelling, nginap dimana?

Biasanya setelah tiket liburan ditangan, hal selanjutnya yang dilakukan adalah mencari penginapan. Entah itu dalam bentuk hotel yang fasilitasnya bagus, atau hostel yang harganya lumayan murah dari hotel atau apartemen yang fasilitasnya lengkap seperti di rumah atau bahkan nginap di rumah orang/kerabat/teman.

Trus, bedanya apa?

Hotel;

Hotel ada yang harganya murah, lumayan mahal sampai muahall. Semua tergantung fasilitas, lokasi, makanannya, kalo menginginkan hotel yang fasilitasnya enak & nyaman,Β  makanannya enak &Β  beragam, banyak. Tapi tentu saja dibarengi dengan harga yang cucokk pula. Enaknya hotel, privacy lebih terjaga, harganya pun rata-rata sudah included dengan sarapan (walopun sekarang ada yang ga include juga), cuman ya ituuu..nyari hotel yang murah, nyaman & fasilitas okeh harus agak extra sih nyarinya πŸ’‘

IMG_4008

waktu nginap disalah satu hotel di Solo

Continue reading